Panti Asuhan Yatim Putra Muhammadiyah Yogyakarta dan RSKIA PKU Kotagede jalin audiensi untuk perkuat layanan kesehatan & psikologis anak asuh.

Audiensi antara Panti Asuhan Yatim Putra Muhammadiyah Yogyakarta dan RSKIA PKU Muhammadiyah Kotagede dilaksanakan pada Rabu, 15 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menjajaki peluang kerja sama, khususnya di bidang kesehatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada anak-anak asuh
Dalam pertemuan tersebut, Bapak Tri Haryanto selaku pengelola panti menjelaskan bahwa Panti Asuhan Yatim Putra Muhammadiyah Yogyakarta terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi anak-anak asuh serta membangun kemandirian lembaga. Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada RSKIA PKU Muhammadiyah Kotagede atas bantuan dan dukungan di bidang kesehatan yang telah diberikan, khususnya selama masa pandemi Covid-19. Dukungan tersebut sangat membantu panti dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan anak-anak asuh maupun para pengelola panti.

Selain itu, “panti memiliki cita-cita untuk menjadi lembaga yang mandiri melalui penguatan pelayanan sosial, pendidikan, dan pengembangan usaha. Kemandirian tersebut diharapkan dapat mendukung keberlanjutan pelayanan yang diberikan kepada anak-anak asuh sehingga mereka memperoleh hak-hak dasar, pendidikan, dan pembinaan yang optimal,” terangnya.
Lebih lanjut, beliau memperkenalkan team yang hadir mendampingi dari pihak panti yaitu, bapak Tofani selaku pengurus, mas dian selaku marketing/pemasaran dan rangkap notulis, mas kholil dan mas agung sebagai team media, serta menjelaskan maksud dan tujuan audiensi sebagai langkah awal membangun kerja sama yang lebih erat dan berkelanjutan. Melalui pelayanan yang terus ditingkatkan, panti berkomitmen membentuk generasi yang berkualitas, mandiri, berakhlak baik, dan mampu menjadi kader Muhammadiyah yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan demikian, anak-anak asuh dapat tumbuh dan berkembang secara optimal tanpa merasa kekurangan dalam memperoleh dukungan, pembinaan, maupun kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Bapak Tofani Arif Budiman Pane, selaku pengurus Panti Asuhan Yatim Putra Muhammadiyah Yogyakarta sekaligus cucu dari pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Lafran Pane, menyampaikan bahwa panti yang telah berdiri lebih dari 100 tahun memiliki komitmen untuk terus menjaga keberlangsungan pelayanan kepada anak-anak asuh. Menurut beliau, keberlanjutan panti tidak dapat hanya mengandalkan bantuan dari para donatur, tetapi perlu didukung oleh upaya membangun kemandirian lembaga melalui berbagai program dan kerja sama yang produktif.
Oleh karena itu, panti terus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak guna memperkuat pelayanan sosial, pendidikan, dan pengembangan usaha. “Langkah ini sejalan dengan semangat Muhammadiyah dalam mengembangkan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang tidak hanya mampu menopang keberlangsungan lembaga, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi Masyarakat,” ungkap Darma
Sebagai wujud kolaborasi tersebut, panti menjalin audiensi dengan RSKIA PKU Muhammadiyah Kotagede untuk membahas kerja sama di bidang kesehatan dan pendampingan psikologis bagi anak asuh. Dalam kesempatan tersebut, dr. Desita Dyah Mukti Adityaningrum, M.Sc. menjelaskan perkembangan RSKIA PKU Muhammadiyah Kotagede yang terus tumbuh dari sebuah klinik hingga menjadi rumah sakit yang sedang menuju RS Umum, dengan komitmen memperluas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
RSKIA PKU Muhammadiyah Kotagede menyatakan kesiapan untuk mendukung panti melalui pemeriksaan kesehatan berkala, layanan konsultasi psikologi, serta menjadi rumah sakit rujukan bagi anak asuh yang membutuhkan perawatan. Selain itu, rumah sakit juga membuka peluang dukungan melalui program CSR dan bantuan operasional yang sesuai kebutuhan panti. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar Amal Usaha Muhammadiyah serta meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup anak-anak asuh.
Pertemuan antara Panti Asuhan Yatim Putra Muhammadiyah Yogyakarta dan RSKIA PKU Muhammadiyah Kotagede menghasilkan komitmen untuk memperkuat kerja sama di bidang kesehatan dan kesejahteraan anak asuh. Dengan visi bersama, Panti berfokus pada kemandirian melalui kolaborasi berkelanjutan, sedangkan RSKIA menyediakan dukungan layanan kesehatan, konsultasi psikologi, dan bantuan CSR. Kerja sama ini bertujuan memperkuat sinergi antar Amal Usaha Muhammadiyah dan meningkatkan kualitas pelayanan serta kesejahteraan anak-anak asuh secara menyeluruh.
SUMBER REFRENSI
okumentasi Humas Panti: Naskah liputan resmi kegiatan audiensi Panti Asuhan Yatim Putra Muhammadiyah Yogyakarta bersama direksi RSKIA PKU Muhammadiyah Kotagede (Rabu, 15 Juli 2026).
Catatan Penulis & Publikasi: Ditulis secara langsung oleh Bapak Darma (Pengasuh Panti) dan dipublikasikan oleh Ahmad Rojali (Relawan Pengasuhan Panti Putra Muhammadiyah Yogyakarta).
Sejarah Tokoh pendiri HMI: Profil Lafran Pane (Kakek dari Bp. Tofani Arif Budiman Pane) selaku pahlawan nasional dan pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang nilai perjuangannya diteruskan di panti.
Panduan Kebijakan AUM: Khittah Perjuangan Muhammadiyah bidang Penyehat Masyakat dan Pelayanan Sosial (PKS) terkait sinergi antar-Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
Penulis : Darma Darma selaku pengasuh Panti Asuhan Yatim Putra Muhammadiyah Yogyakarta
Publikasi : Ahmad Rojali relawan pengasuhan Panti Putra Muhammadiyah Yogyakarta
