Sekilas Sejarah Lembaga

Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Panti Asuhan Yatim Putra Muhammadiyah Yogyakarta merupakan Panti Asuhan Anak tertua yang didirikan oleh persyarikatan Muhammadiyah di Indonesia. Kelahiran Lembaga ini diawali dengan gencarnya dakwah yang dilakukan oleh KH. Ahmad Dahlan pada tahun 1917 mengenai pentingnya memperhatikan dan menyantuni anak yatim, fakir miskin dan anak-anak terlantar. Tindakan tersebut sesuai dengan ajaran islam tercantum dalam Al-Qur’an surat Al-Ma’un ayat 1 sampai 7. Usaha tersebut untuk membangkitkan semangat dan kesadaran umat islam untuk lebih memperhatikan nasib anak-anak yatim dan fakir miskin. Atas kegiatan dakwah KH. Ahmad Dahlan dimaksud, hampir setiap hari umat islam yang memiliki harta lebih dan berkecukupan berbondong-bondong menuju alun-alun Kota Kerajaan untuk memberikan sebagian hartanya kepada anak-anak yang telah dikumpulkan disana.

Pada tahun 1918 lahirlah organisasi otonom Muhammadiyah yang diberi nama Pembina Kesengsaraan Umat (PKU) yang di bawah pengawasan persyarikatan Muhammadiyah. Organisasi tersebut untuk mewujudkan bentuk kegiatan penyantunan anak yatim kedalam suatu wadah yang disebut Panti Asuhan, kemudian secara resmi didirikan pada tahun 1921. Pada awal pendirian Panti Asuhan masih mengasuh anak-anak yatim putra dan putri secara bersama dalam satu tempat. Baru pada tahun 1928 secara kelembagaan dipisah dan bertahan sampe saat ini. Kemudian pada tanggal 13 Maret 1995 Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengeluarkan surat pengukuhan No: 17/SK-PP/IVA/1.c/1995 untuk Panti Asuhan Yatim Putera Muhammadiyah Yogyakarta yang beralamatkan di kampung Lowanu MG III/1361 Yogyakarta dan Panti Asuhan Yatim Puteri Aisyiyah Yogyakarta yang beralamatkan di Jl. Munir No. 109 Serangan Yogykarta.

Isi surat pengukuhan tersebut menjelaskan bahwa Panti Asuhan Yatim Putra Muhammadiyah Yogyakarta dan Panti Asuhan Yatim Putri Aisyiyah Yogyakarta benarbenar panti asuhan yang didirikan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada tahun 1921, kemudian pada tahun 1928 panti asuhan dibagi menjadi dua tempat yaitu LKSA/Panti Asuhan Yatim Putra Muhammadiyah Yogyakarta di jalan Lowanu dan LKSA/Panti Asuhan Yatim Putri Aisyiah Yogyakarta di jalan Munir Serangan hingga sekarang.

Jatidiri

1. Visi Lembaga :

Menjadikan Panti Asuhan Yatim Putra Muhammadiyah Yogyakarta sebagai lembaga sosial, pendidikan dan keagamaan yang membentuk kader-kader Muhammadiyah yang berakhlak mulia, terampil dan mandiri.
  • Memberikan pendidikan formal minimal lulus SLTA sesuai bakat dan minat anak asuh.
  • Memberikan pendidikan keagamaan dan budi pekerti yang profesional.
  • Memberikan pendidikan keterampilan dan kemandirian sesuai bakat dan minat anak asuh yang sesuai dengan perkembangan zaman.

2. Misi Lembaga :

3. Tujuan Lembaga :

Jangka Pendek
  • Pemenuhan kebutuhan Tempat Tinggal, Sandang, Pangan, Pendidikan, Kesehatan dan kasih sayang.
  • Memberikan pelayanan kepada anak asuh.
  • Mengembalikan tanggungjawab pengasuhan kepada keluarga.
  • Mengantarkan anak asuh lulus sampai jenjang pendidikan tingkat SLTA.
  • Memfasilitasi Anak asuh studi lanjut keperguruan tinggi.
  • Anak asuh dapat mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Jangka menengah
  • LKSA PAY Putra Muhammadiyah Yogyakarta menjadi panti asuhan anak yang unggul.
  • LKSA PAY Putra Muhammadiyah Yogyakarta menjadi rujukan.
  • LKSA PAY Putra Muhammadiyah Yogyakarta sebagai lembaga kepengasuhan mandiri.
  • Menjadikan anak asuh sebagai teladan di lingkungannya.
Jangka menengah
Menjadikan LKSA PAY Putra Muhammadiyah Yogyakarta yang unggul, terpercaya, profesional dan mandiri.